Puisi Hati

Saturday, October 22, 2011

setengah jadi

Aku penipu,yang tak mampu menipu hatiku
Sepertinya ia selalu tau bahwa buah pikiranku akan menipunya
Meskiaku sudah memberinya bergelas geas madu,
agar ia tak memberi tau matahari bahwa aku penipu
Tapi ia teguh memegang tiang kebenaran dan berkata " kau penipu "
Seperti pohon yang tak mau membohongi dahannya
bahwa kelak ia akan kering dan terjatuh
Berdiri tegak menantang angin beliung,
lalu dannya jatuh terhuyung huyung
Tapi ia tak tau bahwa si akar mencuri serbuk bnga
dan menyimpannya dalam kata kata,di sembunyikan di dasar tanah yang menyimpan cerita
Menceritakan tentang pahitnya hidup,dan sebuah taman yang beruari air mata
Melayapi ujung demi ujung taman itu,sederet bung dfan bangku tua
ada suara sunyi dan kamboja yang menatap beku pada cermin batu
Saat angin mengkhiatati semua janjinya,pergi ke negri sebrang ilalang
Di mana semua jalan namak gamang,banyak persimpangan yang membingungkan

Aku pernah bertarung dengan hatiku,tentang sebuah kebenaran
Si jahat yang sangar  berkoar koar,kadang ia gemulai dan lihai menipu
dan si baik  berupa kata kata,lembut sperti angin timur,sejuk denganirama teratur
Seketika pikiran menantang hati tentang kata kata,yang mengambang dan yang buruk rupa
" katanya

Wednesday, October 19, 2011

Foto kematin tragis kadafi





 Surt, Libya - ini gambar video, diambil dari TV Libya, dimaksudkan untuk menunjukkan pemimpin Libya Moammar mantan Kadafi dikelilingi oleh para pejuang revolusioner. Arab satelit stasiun TV telah menyiarkan video, yang katanya untuk menunjukkan Kadafi ditangkap hidup-hidup. Dalam video tersebut, Kadafi, dengan baju berlumuran darah dan wajah berlumuran darah, adalah bersandar kap truk dan terkendali oleh para pejuang. Mereka kemudian mendorongnya ke arah mobil lain saat ia berteriak perjuangan

 kwematian tragis seorang mantan pemimpin negara


p-erlakuan yang tak manusdiawi,sebagai tahanan 

sungguh mengenaskan kepergian moamar kadafi

putri kadafi yang mendapat perlindungan di aljazair ia baru saja melahirkan dan pingsan setelah meihat rekaman kematian kadafi ayahnya


 jasad prajurit yang di dga loyal kadafi..

Tuesday, October 4, 2011

rinoa

Mari berlari kawan
Sejauh kita mampu memandang cakrawala itu
Mungkin lelah, atau mungkin kita akan jatuh
Tapi tidak sekarang, kawan
Musim semi ada dihadapan
Karena kaki-kaki ini yang membuat bumi berputar, bukan

Mari menari kawan
Ikuti irama angin dan riangnya dedaunan
Mungkin musik kita serupa bisikan
Atau sepi yang begitu panjang

ขอเรียกสหาย
เท่าที่เราสามารถที่จะมองไปที่ขอบฟ้า
เหนื่อยบางทีหรือบางทีเราจะตก
แต่ไม่ได้ตอนนี้สหาย
ฤดูใบไม้ผลิมีมาก่อน
เพราะขาเหล่านี้ที่ทำให้โลกหมุนมากกว่า

เพื่อนให้ของการเต้นรำ
ตามจังหวะของลมและความเบิกบานใจจากใบ
อาจจะชอบเพลงของเรากระซิบ
หรือเงียบมานาน

Thursday, September 22, 2011

sahabat dalam kesunyian



Aku berjalan menyusuri jalan hitam
Tak ada yang aku kenali selain diriku sendiri
Aku berlari sejauh mata kaki mengitari separuh bumi
Lalu terdiam dalam hening menatap hampa
Langit tak biru langit nampak muram
Tak panas tak juga sejuk
Tempat apa ini..? tanyaku dalam hati
Lalu kembali berjalan melewati kota yang seakan mati tanpa penghuni
Aku teriak kencang di mana akuuuuuu.....
Tetap sunyi tanpa suara..
Kau siapa." sebuah suara tanpa wujud berkata
Dan kau siapa ," jawabku balik bertanya
Kau seperti mereka ," seperti ada yang mendorongku ke sebuah tempat
Aku melihat bergelimpangan jasad beku,dengan luka rajam di sekujur jasadnya
Ada yang terik teriak dalam seribu kesakitan di rajam ribuan pedang mereka teriakk dengan suara melengking mengerikan
Bukan aku bukan mereka ,mereka bukan aku,dan aku tak seoerti merekaaaa,," teriakku dalam ketakuan.
Aku terus saja teriak sekencang kencangnmya ,sampai akhirnya aku terbangun..dengan nafas tersengal sengal ,lalu seorang wanita teriak teriak." dokter dokter...."  dengan sura yang amat kencang
Akum melihat sekelilingku,dan seprtinya tak ada yng kukenali,rumah sipa ini,tempat apa lagi ini..?
Apa ini yang membelit tanganku.kucoba lepaskan dan pergi ketika tiba tiba tangan tangan kekar mrmemegangi tanganku lalu menyuntikkan sesuatu, dan aku tak ingat apa apa lagi
                                        *****************

Beberapa minggu kemudian aku benar benarb  sudah bisa mengingat apa yang terjadi dan kenapa aku bisa sampai berada di rumah sakit itu.mengalami hal hal aneh dan mengerikan apakah itu siksa kubur..?
Hmm benar benar sesuatu yang mengerikan .pengalaman yang tak  lamat lamat aku teringat kata dokter,
" kamu ini beruntung biasanya orang yang tak sadar blebih dari 30 hari akan ,game,tamat,tapi kamu orang yang sangat kuat ," kata dokter waktu itu
Aku juga kembali inbgat saat Nina  memutuskan untuk berpisah.,
benar benar mengguncang jiwaku saat itu,sampai tak mtau apa yang harus kulakukan,gelap menyesap

Seperti kehilangan separuh nafas
Senyap tanpa harap semua lenyap dalam sekejab
Merintih dalam sepi harap yang menyiksa
Aku masih menyimpan bayangmu Na
Aku tetap memujamu sehela nafas sedetak nadi
Aku danau dan kuingin kau air gunung dalam ceruknya
Demimu kurelakn diri menjadi rinai gerimis di kala pagi dan senja hari
Aku bukan fajar pagi
Aku bukan seja pelangi
Aku pria sunyi yang mengejar mimpi
Mencari sungging senyummu di kala pagi
Mencari lukisan bayang wajahnmu di dalam hati
Dalam luka ,dalam duka
Menapak hari susuri malam
Langakhku limbung terhuyung terjatuh pada bayang wajahmu
Terpaku membisu,di ganduli sekalung rindu
Terdampar di tanah istirah mengubur mimpi yang tlah lelah
Terpasung dalam pustaka bersama buku buku yang diam membisu
Aku sepi
Aku sunyi
Tetap sendiri
Meniti malam merajut kelam
Berpayung cinta suram yang kian tenggelam
Inikah cinta,,,..
Tersia
Terlukla
Tersingkir dari titian makna..
Karena sungging senyummu hanya untuknya
         *****************************

Haeyyy .,apa sudah lebih baik,,? apa kamu mampu mengingatku..?" tanya gadis itu sambil menatapku nseolah inginmemastikan bahwa aku mengingatnya atau tidak.
Aku hany terdiam meandanginya,memndangi gerak bibirnya,yangm mengrtucut,membengkok kekanakan,keikiri,,
"Heyyy,nglamun aja,ingrtb gak..?  sapanya lagi dengan nada agak keras.
 dengan mata gak melotot sedikit tapi tetap aja namp[ak manis dan anggun,tak nampak amarah,dari wajahnya.
"Ya ku ingat Naya kan,anak mygmma," jawabku setengah ragu
" Yup bener hahaha" tawanya memecah keheningan di teras dirumahku yang memang sepi karena ibu sedang ke rumah tetangga yang kebetulan sedang ada acara sukuran.
"Hey denger yah Nina itu gak lagi suka padamu,dan memang gak pantes untuk kamu,mengerti..?" katanya seraya mengambil bingkai foto yang sedari tadi masih aku pegangi  matanya nampak lekat memandangiku seolah ingin mengupas seluruh isi kepalaku.
Aku cuma diam tanpa bisa menjawab apap apa,karena memang aku masih mengingatinya hingga aku jadi seperti ini.
" Entahlah nay.."..
Haey pria bodoh untuk apa kau lakukan semua ini..? lupakan dia  ok
" Yah akan kucoba ,jawabku meski agak sulit di balik pikirku berkata

Kenapa sulit selkali melupakan mimipi tentangmu
Mimpi yang selalu membayang dalam siang malamku
Membelengguku dalam kenangan masa lalu
Hadirkan bayang tentang orang yang ingin kulupa..
ohh malam tak adakah wajah selain dirinya
Yang kian melemparku dalam kamar hatinya
Tertunduk lesu dalam tikaman sembilu
Menggeliat tertikam selaksa luka
Merintih dalam hening
Menangis dalam duka
Meronta dalam seribu tanya..
Memikul kecewa memendam tawa
Tersesat belantara luka,
Terjebak dqlam bayangan dirimu
Lalu terdiam rasakan pahitnya masa lalu
Kenapa ada seribu tanya tanpa jawab darimu..?


Hoey ngalamun lagi ya..hadieh..? kata Naya seraya menoyol kepalaku,
lalau ia mendekatkan wajahnya repat di deoan mataku hingga aku bisa melihat tatapannya,dan seolah tenggelam dalam sasar hitam matanya yang bening

"Denger ya pria bodoh lupakan saja dia dia sudah bgak kayak dulu,apa mkau mau menykiti hati ibumu lagi..?" katanya masih trtap memandangiku makin dekat sampai aku bisa mencium aroma tubuhnya
"ingat ya jangan nglakuin hal bodoh lagi ok" katanya sembari mengedipkan matanya," aku berani sumpah senyumnya hmm mains dan menyejukkan sekali

"I..Iya ,," jawabku setengah tergagap aku akn protes agar agak menjauhketika tiba tiba saja
bibirnya sudah menempel pada bibirku,rasanya,dingin,lrmbut ah tak terlukiskan.lalu membenamkan kepalanya dalam pundakku da menangis seunggukan
"Inget kamu dah janji ama aku ok.?"  katanya seraya mengaitkan jari kelingkingku dengan jari kelikingnya
"Yup tentu." jawabku,penuh keyakinan
"Apa ini artinya kita pacaran..?" tanyaku seperti orang bloon
'Emmmmmmmmmhh gimana ya,,?  hmmm haha dasar kau memng benar benar bodoh,"  katanya seraya kembali memelukku erat sangat erat malah
"Sejak kapan..? tanyaku
"Semenjak kapan aku tak inget lagi.." matanya masih nampak sembab 
"Maafkan aku " jawabku ia hany tersenyum
Hmm ternyata Tuhan belum menghendaki aku mati krena punya rencana lain
Dan siapa sangka Naya ngadis yang dulu aku gak berfikir akanmampu mendekatinya kini berada dalam dekapanku,yah kudekap erat tak kankubiarkanj ia lepas lagi mseperti Nina

1313668378898292006
Sinar sang fajar meredup di atas senja
Sinarnya indah melukis tatakan langit,kuning,jingga
Kutatap sayu keindahanya di balik cakrawala
Dalam hati penuh tanya akan esok yang trus datang tanpa kunanti
Adakah bahagia esoku nanti?
Ataukah aku hanya bs bermimpi mimpi tentang indahnya hidup esok hari?
Rahasia apa yang di sembunyikan Tuhanku?
Masih,aku berdiri menghadap kemegahan langit senja
Gejolak hati,senang,sedih,pilu,haru,dan brbagai angan menyatu dalam hening
Sepertinya aku terpasung dalam pekat di batas senja kehidupan yg aku jalani
Sebelum senja berlalu akupun berteriak "wahai senja masihkah ada nurani dalam kehidupan yg kejam ini ?"
Apa yg aku dapatkan?
Hanya senyum kehangatan mentari trus menghilang di balik alam
Ketika itu aku tersadar cinta dan  derita hidup
Bukanlah untuk di ratapi tapi sebagai perjuangan
Cinta itu misteri cinta itu indah
Karena cinta dalah anugerah

Luv u bie :" kata Naya
Luv u to " jawab dan sore iotu kmi menghabiskan waktu menatap indahnya senja
SEmbari berbagi cerita  tentang segala hal

Sunday, September 18, 2011

Doa ibu di sudut pilu



Duh Gusti Allah sesembahan hamba
Di hadapanmu hamba bersimpuh
Di hadapanMu hamba mengeluh
Hamba tau hamba terlalu banyak meminta
Hamba tau hamba mungkin tak lagi pantas m,eminta
Hamba tau masa lalu hamba berjubah dosa
Kau juga tau hamba tidur di ranjang nista

Dengan air mata yang menggenang
Lalu jatuh tetes demi tetes
Di balik suram yang membayang
Dengan membawa dosa yang mengambang

Duh GUsti Allah yang maha pengampun
Disela sela malam hamba berdoa
Di kepak sayap awanmu
Pada semut semut yang memanjat tiang langit hamba titipkan

Hamba resah mata hamba sembab membasah
Hamba di landa risau gundah
Saat hamba melihat hati hati
Anak manusia memutus tali silaturahmi
Hamba sungguh kalut

Hamba sungguh takut
Keberanian haqmba mengkerut
Nyali hamba keriput ciut
Kesombangan hamba luluh lantak

Hamba sungguh kalut dan takut
Saat melihat anak manusi menampar ibunya
Saat mereka menendang tubuh renta yahnya
Lalu mereka mengusirnya dan berkata
"Pergi kau nenek kekek tua''
Dengan tatapan ber api api

Hamba sungguh takut
Bila Engkau timpakan bala
Hamba sungguh takut bila
Engaku murka lalu berkata
" Pergi kau dari kolong langitku"

Lalu kemana kami pergi
Kemana kami harus berlari
Kaemana kami harus sembunyi
Semua miliknu
Seisi alam semesta adalah kepunyaanmu

Duh Gusti Allah yang maha welas asih
Semoga embun embun maaf-Mu senantiasa turun
Karena Engkau maha pengampun
Semoga masih ada kabut ampunanmu
Masih Kau beri tuk menghapus rajah rajah dosa

Hamba takut engkau mengunci pintu maaf-Mu
Hamba takut bila nanti Kau mentutup pintu ampunmu
Hamba takut bila Engkau tak lagi merahmati kami
Mau jadi apa kami tanpa rahmatmu

Duh Gusti Allah yang maha memberi
Apunilah dosa dosa hamba
Anak cucu hamba
Semoga masih ada tetes tetes maaf,
Untuk hambamu yang tak tau malu
Dan tau balas budi ini

Wednesday, August 24, 2011

sahabat sunyi..

Malam tampak muram tanpa rembulan
Semuram hati tanpa temaram pelita asa
Berhimpit sepi melarung luka masa lalu
Tak ada suara ,tak irama
Sendiri melamar kerinduan
Bernyanyi tewntang sepi hati dan endapan lara
Berlari dalam gelap
Susuri pantai kenangan ikuti arus angan yang menggila
Mengejar mimpi mimpi yang semu dan hampir mati
Bersama angin membelai malam tanpa rasa
Terapung angan dalam sejuk awan dan rinai hujan
Luluh bersama tretes tetesnya
Menghujam bumi yang kering meratap dalam kelam
Meresap hingga ke dasar samudra
Yang tercipta bukan tuk sejukkan jiwa jiwa terluka
Pantainya sesaqakkan duri duri karang menebar luka
Nyiurnya nampak lesu terikam selaksa kecewa
Malam yang berat merangkai cerita
Seolah enggan berjalan temui pagi
Malam yang tertatih menyeret nyeret beban  nasib
Malam yang legam mengubur hitam cinta
Hingga kedasar jurang terdalam
Mengapa ada luka..?
Mengapa ada cinta yang tersia

'hoi sugah lama menunggu rin.".. sapa alang mengagetkanku setengah mati..yang lagi serius membaca posting dia yang baru..
"Eh ehemm emmh barusan kok ,baru nyampe juga kok mas.." jawabku sembari mencoba menata hati,sesekali kucuri pandang kutatap ia dalam hmm ini toh alang sahabat mayaku..? nampak agak kurus,matanya cekung dengan tatapan sayu,matanya seperti menyimpan sesuatu entah apa itu. setelah bersalaman
seaat kami cuma diam dan agak canggung sampai ia membuka pembicaraan
."Ternyata kamu cantik lebih cantik dari di fotomu rin hahahaha."..katanya mencoba mencairkan suasana mungkin
Halah ngarang aja kamu,kita mau kemana nih," tanyaku
," sebenarya aku amu ngajak kamu ke tempat teman ada santunan anqak yatim dan janda janda tua di sana ,di cikeas mungkin pulang agak sorean gak papa kan ..."? tanyanya
,"Emmh gak papa kok lang,aku sudah izin bonyok  tadi,,"...
"Yuk kita berangkat sekarang,mumpung masih pagi,sekalian bantu bantu siapin segala sesuatunya ."
"Oke ayok,," kamipun meluncur menyusuri padatnya arus lalu lintas jakarta..
Dari tadi hp alang berbunyi terus entah gak denger atau gak sengaja di angkat..
"lang ada telfon tuh dari tadi,gak denger apa ??..
"Wah gak denger rin," katanya sembari menguragi kecepatan dan agakmenepi
aku cuma dia mendengarkan pembicaraannya dengan seseorang,,
"hallo na ,afa apa lagi di jalan neh gw nanti aja ya kamu telfon lagi,..
suara wanita itu terdengar maski agak samar samar..
lama mereka bicara ,mereka nampak bertengkar hebat,sampai alang berteriak teriak,"na salah gw apa na,ini gak adil,lu gak bisa ambil keputusan,sepihak na," katanya sembari menghentikan laju kendaraan.
" Lang awasssssssss ada..,, braaaaaaakkkkhhh,,.......!!!!!!!!!!!!!!!!!
ia tertabrak mobil yang melaju kencang saat ia membuka pintu dan mau keluar dari kendaraan yang kami tumpangi,..
Tubuhnya terlempar hingga kesisi jalan,aku tak mampu mengingat apa apa lagi
Saat sadar ternyata aku  sudah ada di rumah sakit amelia.
" di mana teman saya dok." ? tanyaku.
,"Jangan khawatir mbak ia sudah kami tangani  ia ada di ruang ICU ,"
saya mau melihatnya dok "sahut cepat ada rasa khawatir yang hebat dalam hati..
sesampai di ruangan ICU ia masih terbaring tak sadarkan diri," siapa wanita itu..? tanyaku dalam ,kenapa jadi kayak gini..? pasti ia sangat berarti untuknya,,
setelah menghubungi keluarganya akumemutuskan untuk menunggu sampai mereka datang..sambil membuka lagi dan blog pribadinya

sepi rasa hatibila ingatmu
seolah ada yang hilang separuh dari jiwa ini
ada apadenganku kenapa sulit sekali melupakanmu..
memang siapa dirimu seenaknya saja masuk dan mengusik semua isis hati..?
ahh bodoh kenapa pula hai selalu terpaut padamu..?
selami tiap kisi kisi hati,sisir semua sudutnya..
dan ahhh pergiii pergilah aku tak sanggup lagi
aku tak sanggup memikul beban ini sendirian..
buankah cinta selalu indah dan bercahaya..?
bukankah cinta selalu berbagi..
lalu kenapa kau biarkan aku sendiri..
menanggung samar cinta ini..
relakah kau jika aku kelain hati..?
apa yang ada dalam jiwamu.. api atau setumpuk lily
apa kau telah mati rasa dan tak mampu merasai..?
jawab...!! jangan cuma diamm..!!!
hanya suara serangga malam yang terdengar
ah mungkin kau telah lupa pada gubug yang kita bangun bersama
gubug mungil dengan aneka rupa bunga
ada setitik bahagia di sana dan saat ku kembali..
semua pergi semua berlari mengejar sesuatu entah apa itu
hmm.. angin berhembus menembus batas kehidupan.
seakan lunglai diri di terpanya tak berdaya
senmua tercerau berai dalam sekejab mata..
Tuhan adakah esok bahagia bila cinta cuma sebats inginku saja..?
apa semua semu belaka..?
Tuhan adakah aku dalam bilik bilik hatinya..?
hatiku beku ,kelu membisu di samun angan tentangnya
aku lemah aku lelah. aku hampir menyerah
Tuhan adakah seidkit penawar rahasia untukku
aku mau aku ingin bebas dari semua tentangnya..
Adakah Tuhan...?
Hmm ," gumamku saat membaca kembali lanjutan puisinya