Puisi Hati

Showing posts with label hati. Show all posts
Showing posts with label hati. Show all posts

Monday, May 13, 2013

Gemuruh




Selembar mawar terkapar, dan selembar rasa sepi menampar dengan getir
Langit mata murung mencari retak mimpi
Seraut wajah mematri kisah kisruh, melenguh berharap cuaca segera teduh
Tapi matahari enggan beranjak pergi dan sang cuaca hati enggan berganti
Dalam lengang seremang  bayang dikenang, beraroma rindu

Bertik tak pula waktu yang melapuk dilembar lembar usia
Mendung beliung, menggelayut dilangit, badai yang bertikai dirongga dada
Angin bergemuruh kabarkan luka, terkulai menggenang  disudut mata
Sejenak ingin rebah ditanah istirah

Tapi hujan disana belumlah reda sana
Bunga bunga disamun sunyi
Kelopaknya beguguran bersujud meyembah bumi
Rindukan embun mencium bibir pagi

Sunday, September 18, 2011

Doa ibu di sudut pilu



Duh Gusti Allah sesembahan hamba
Di hadapanmu hamba bersimpuh
Di hadapanMu hamba mengeluh
Hamba tau hamba terlalu banyak meminta
Hamba tau hamba mungkin tak lagi pantas m,eminta
Hamba tau masa lalu hamba berjubah dosa
Kau juga tau hamba tidur di ranjang nista

Dengan air mata yang menggenang
Lalu jatuh tetes demi tetes
Di balik suram yang membayang
Dengan membawa dosa yang mengambang

Duh GUsti Allah yang maha pengampun
Disela sela malam hamba berdoa
Di kepak sayap awanmu
Pada semut semut yang memanjat tiang langit hamba titipkan

Hamba resah mata hamba sembab membasah
Hamba di landa risau gundah
Saat hamba melihat hati hati
Anak manusia memutus tali silaturahmi
Hamba sungguh kalut

Hamba sungguh takut
Keberanian haqmba mengkerut
Nyali hamba keriput ciut
Kesombangan hamba luluh lantak

Hamba sungguh kalut dan takut
Saat melihat anak manusi menampar ibunya
Saat mereka menendang tubuh renta yahnya
Lalu mereka mengusirnya dan berkata
"Pergi kau nenek kekek tua''
Dengan tatapan ber api api

Hamba sungguh takut
Bila Engkau timpakan bala
Hamba sungguh takut bila
Engaku murka lalu berkata
" Pergi kau dari kolong langitku"

Lalu kemana kami pergi
Kemana kami harus berlari
Kaemana kami harus sembunyi
Semua miliknu
Seisi alam semesta adalah kepunyaanmu

Duh Gusti Allah yang maha welas asih
Semoga embun embun maaf-Mu senantiasa turun
Karena Engkau maha pengampun
Semoga masih ada kabut ampunanmu
Masih Kau beri tuk menghapus rajah rajah dosa

Hamba takut engkau mengunci pintu maaf-Mu
Hamba takut bila nanti Kau mentutup pintu ampunmu
Hamba takut bila Engkau tak lagi merahmati kami
Mau jadi apa kami tanpa rahmatmu

Duh Gusti Allah yang maha memberi
Apunilah dosa dosa hamba
Anak cucu hamba
Semoga masih ada tetes tetes maaf,
Untuk hambamu yang tak tau malu
Dan tau balas budi ini

Wednesday, August 24, 2011

sahabat sunyi..

Malam tampak muram tanpa rembulan
Semuram hati tanpa temaram pelita asa
Berhimpit sepi melarung luka masa lalu
Tak ada suara ,tak irama
Sendiri melamar kerinduan
Bernyanyi tewntang sepi hati dan endapan lara
Berlari dalam gelap
Susuri pantai kenangan ikuti arus angan yang menggila
Mengejar mimpi mimpi yang semu dan hampir mati
Bersama angin membelai malam tanpa rasa
Terapung angan dalam sejuk awan dan rinai hujan
Luluh bersama tretes tetesnya
Menghujam bumi yang kering meratap dalam kelam
Meresap hingga ke dasar samudra
Yang tercipta bukan tuk sejukkan jiwa jiwa terluka
Pantainya sesaqakkan duri duri karang menebar luka
Nyiurnya nampak lesu terikam selaksa kecewa
Malam yang berat merangkai cerita
Seolah enggan berjalan temui pagi
Malam yang tertatih menyeret nyeret beban  nasib
Malam yang legam mengubur hitam cinta
Hingga kedasar jurang terdalam
Mengapa ada luka..?
Mengapa ada cinta yang tersia

'hoi sugah lama menunggu rin.".. sapa alang mengagetkanku setengah mati..yang lagi serius membaca posting dia yang baru..
"Eh ehemm emmh barusan kok ,baru nyampe juga kok mas.." jawabku sembari mencoba menata hati,sesekali kucuri pandang kutatap ia dalam hmm ini toh alang sahabat mayaku..? nampak agak kurus,matanya cekung dengan tatapan sayu,matanya seperti menyimpan sesuatu entah apa itu. setelah bersalaman
seaat kami cuma diam dan agak canggung sampai ia membuka pembicaraan
."Ternyata kamu cantik lebih cantik dari di fotomu rin hahahaha."..katanya mencoba mencairkan suasana mungkin
Halah ngarang aja kamu,kita mau kemana nih," tanyaku
," sebenarya aku amu ngajak kamu ke tempat teman ada santunan anqak yatim dan janda janda tua di sana ,di cikeas mungkin pulang agak sorean gak papa kan ..."? tanyanya
,"Emmh gak papa kok lang,aku sudah izin bonyok  tadi,,"...
"Yuk kita berangkat sekarang,mumpung masih pagi,sekalian bantu bantu siapin segala sesuatunya ."
"Oke ayok,," kamipun meluncur menyusuri padatnya arus lalu lintas jakarta..
Dari tadi hp alang berbunyi terus entah gak denger atau gak sengaja di angkat..
"lang ada telfon tuh dari tadi,gak denger apa ??..
"Wah gak denger rin," katanya sembari menguragi kecepatan dan agakmenepi
aku cuma dia mendengarkan pembicaraannya dengan seseorang,,
"hallo na ,afa apa lagi di jalan neh gw nanti aja ya kamu telfon lagi,..
suara wanita itu terdengar maski agak samar samar..
lama mereka bicara ,mereka nampak bertengkar hebat,sampai alang berteriak teriak,"na salah gw apa na,ini gak adil,lu gak bisa ambil keputusan,sepihak na," katanya sembari menghentikan laju kendaraan.
" Lang awasssssssss ada..,, braaaaaaakkkkhhh,,.......!!!!!!!!!!!!!!!!!
ia tertabrak mobil yang melaju kencang saat ia membuka pintu dan mau keluar dari kendaraan yang kami tumpangi,..
Tubuhnya terlempar hingga kesisi jalan,aku tak mampu mengingat apa apa lagi
Saat sadar ternyata aku  sudah ada di rumah sakit amelia.
" di mana teman saya dok." ? tanyaku.
,"Jangan khawatir mbak ia sudah kami tangani  ia ada di ruang ICU ,"
saya mau melihatnya dok "sahut cepat ada rasa khawatir yang hebat dalam hati..
sesampai di ruangan ICU ia masih terbaring tak sadarkan diri," siapa wanita itu..? tanyaku dalam ,kenapa jadi kayak gini..? pasti ia sangat berarti untuknya,,
setelah menghubungi keluarganya akumemutuskan untuk menunggu sampai mereka datang..sambil membuka lagi dan blog pribadinya

sepi rasa hatibila ingatmu
seolah ada yang hilang separuh dari jiwa ini
ada apadenganku kenapa sulit sekali melupakanmu..
memang siapa dirimu seenaknya saja masuk dan mengusik semua isis hati..?
ahh bodoh kenapa pula hai selalu terpaut padamu..?
selami tiap kisi kisi hati,sisir semua sudutnya..
dan ahhh pergiii pergilah aku tak sanggup lagi
aku tak sanggup memikul beban ini sendirian..
buankah cinta selalu indah dan bercahaya..?
bukankah cinta selalu berbagi..
lalu kenapa kau biarkan aku sendiri..
menanggung samar cinta ini..
relakah kau jika aku kelain hati..?
apa yang ada dalam jiwamu.. api atau setumpuk lily
apa kau telah mati rasa dan tak mampu merasai..?
jawab...!! jangan cuma diamm..!!!
hanya suara serangga malam yang terdengar
ah mungkin kau telah lupa pada gubug yang kita bangun bersama
gubug mungil dengan aneka rupa bunga
ada setitik bahagia di sana dan saat ku kembali..
semua pergi semua berlari mengejar sesuatu entah apa itu
hmm.. angin berhembus menembus batas kehidupan.
seakan lunglai diri di terpanya tak berdaya
senmua tercerau berai dalam sekejab mata..
Tuhan adakah esok bahagia bila cinta cuma sebats inginku saja..?
apa semua semu belaka..?
Tuhan adakah aku dalam bilik bilik hatinya..?
hatiku beku ,kelu membisu di samun angan tentangnya
aku lemah aku lelah. aku hampir menyerah
Tuhan adakah seidkit penawar rahasia untukku
aku mau aku ingin bebas dari semua tentangnya..
Adakah Tuhan...?
Hmm ," gumamku saat membaca kembali lanjutan puisinya

Thursday, August 18, 2011

Puisi hati


Masih tentang hati
Kenapa sulit selkali melupakan mimipi tentangmu
Mimpi yang selalu membayang dalam siang malamku
Membelengguku dalam kenangan masa lalu
Hadirkan bayang tentang orang yang ingin kulupa..
ohh malam tak adakah wajah selain dirinya
Yang kian melemparku dalam kamar hatinya
Tertunduk lesu dalam tikaman sembilu
Menggeliat tertikam selaksa luka
Merintih dalam hening
Menangis dalam duka
Meronta dalam seribu tanya..
Memikul kecewa memendam tawa
Tersesat belantara luka,
Terjebak dqlam bayangan dirimu
Lalu terdiam rasakan pahitnya masa lalu




13136684241003195028
Aku memujamu sehela nafas sedetak nadi
Aku danau dan kuingin kau air gunung dalam ceruknya
Demimu kurelakn diri menjadi rinai gerimis di kala pagi dan senja hari
Aku bukan fajar pagi
Aku bukan seja pelangi
Aku pria sunyi yang mengejar mimpi
Mencari sungging senyummu di kala pagi
Mencari lukisan bayang wajahnmu di dalam hati
Dalam luka ,dalam duka
Menapak hari susuri malam
Langakhku limbung terhuyung terjatuh pada bayang wajahmu
Terpaku membisu,di ganduli sekalung rindu
Terdampar di tanah istirah mengubur mimpi yang tlah lelah
Terpasung dalam pustaka bersama buku buku yang diam membisu
Aku sepi
Aku sunyi
Tetap sendiri
Meniti malam merajut kelam
Berpayung cinta suram yang kian tenggelam
Inikah cinta,,,..
Tersia
Terlukla
Tersingkir dari titian makna..
Karena sungging senyummu hanya untuknya

1313668378898292006
Sinar sang fajar meredup di atas senja
Sinarnya indah melukis tatakan langit,kuning,jingga
Kutatap sayu keindahanya di balik cakrawala
Dalam hati penuh tanya akan esok yang trus datang tanpa kunanti
Adakah bahagia esoku nanti?
Ataukah aku hanya bs bermimpi mimpi tentang indahnya hidup esok hari?
Rahasia apa yang di sembunyikan Tuhanku?
Masih,aku berdiri menghadap kemegahan langit senja
Gejolak hati,senang,sedih,pilu,haru,dan brbagai angan menyatu dalam hening
Sepertinya aku terpasung dalam pekat di batas senja kehidupan yg aku jalani
Sebelum senja berlalu akupun berteriak "wahai senja masihkah ada nurani dalam kehidupan yg kejam ini ?"
Apa yg aku dapatkan?
Hanya senyum kehangatan mentari trus menghilang di balik alam
Ketika itu aku tersadar cinta dan  derita hidup
Bukanlah untuk di ratapi tapi sebagai perjuangan
Cinta itu misteri cinta itu indah
Karena cinta dalah anugerah

Monday, August 15, 2011

Cinta segitiga


Masih tentang hati
Kenapa sulit selkali melupakan mimipi tentangmu
Mimpi yang selalu membayang dalam siang malamku
Membelengguku dalam kenangan masa lalu
Hadirkan bayang tentang orang yang ingin kulupa..
ohh malam tak adakah wajah selain dirinya
Yang kian melemparku dalam kamar hatinya
Tertunduk lesu dalam tikaman sembilu
Menggeliat tertikam selaksa luka
Merintih dalam hening
Menangis dalam duka
Meronta dalam seribu tanya..
Memikul kecewa memendam tawa
Tersesat belantara luka,
Terjebak dqlam bayangan dirimu
Lalu terdiam rasakan pahitnya masa lalu




Aku memujamu sehela nafas sedetak nadi
Aku danau dan kuingin kau air gunung dalam ceruknya
Demimu kurelakn diri menjadi rinai gerimis di kala pagi dan senja hari
Aku bukan fajar pagi
Aku bukan seja pelangi
Aku pria sunyi yang mengejar mimpi
Mencari sungging senyummu di kala pagi
Mencari lukisan bayang wajahnmu di dalam hati
Dalam luka ,dalam duka
Menapak hari susuri malam
Langakhku limbung terhuyung terjatuh pada bayang wajahmu
Terpaku membisu,di ganduli sekalung rindu
Terdampar di tanah istirah mengubur mimpi yang tlah lelah
Terpasung dalam pustaka bersama buku buku yang diam membisu
Aku sepi
Aku sunyi
Tetap sendiri
Meniti malam merajut kelam
Berpayung cinta suram yang kian tenggelam
Inikah cinta,,,..
Tersia
Terlukla
Tersingkir dari titian makna..
Karena sungging senyummu hanya untuknya

Thursday, July 7, 2011

Penantian


Angan pikir mati
Di landa badai galau kian menjadi
Tak sanggup lagi memanggul segunung rindu
Ribuan jam menanti
Siksa hati tiada henti
Ah mungkin kau tersesat di taman melati
Atau terjebak di hutan lily
Atau rindumu di samun si lain hati
Bodoh tolol sia sia menanti
Rindu sesal kian menjadi
kini emosi datang risaupun kian menjadi
Hadirkan curiga amarah segunung api
Aku tak kuat lagi
Tanggung samar cinta ini
Teguk racun hati akhiri kekonyolan ini
Biarkan ruh tinggalkan raga ini
Selamat tinggal cinta
Selamat tinggal penguasa hati
Bila nanti kau temukan jasad rinduku ini
Kuburkan saja di bawah pohon tua ini
Tempat dulu kita lukiskan janji
Akan jumpa lagi di musim semi…

Wednesday, July 6, 2011

Gadis kecil di pinggir jalan

Gadis kecil di pinggir jalan
matanya bening seperti air gunung
Pakaiannya sederhana pun  mimpinya sederhana
Gadis kecil di pinggir jaan
Dahan kering teman sejati,tak ada anggrek atau bunga sepatu
Ia termangu pandang  puluhan wajah tatapan mereka aneh..
Aku bukan penyakit,virus atau semacamnya jangan pandangku seprti itu..!!! gumamnya
selamat siang sayang..” sapa sang matahari
S i gadis diam ia membisu..
Malam tiba gadis kecil duduk di antara pepohonan
Dia bicara pada sepi,dia cerita tenatng si sunyi
Ditatapnya malam,bulan dan bintang..
Selamat malam sayang..” sapa rembulan suaranya teduh bersahaja..
Sang bintang ulurkan cahaya elus rambutnya sembari berkata,,
” aku berdoa ,semoga kau selalu bersinar dan penuh harap”..
Selamat tidur sayang,seamat tidur jiwa kesepian
Selamt tidur jiwa tak berayah tak beribu.
Selamat tidur jiwa yatim piatu.” bisiknya lembut
Cahaya selimuti tubuhnya..biru putih..kemilau..
Silau..
Gadis kcil terlelap di pelukan sepi malam
Pagipun tiba embun turun perlahan
selamat pagi sayang..” sapanya lembut,,
Gadis kecil di pinggir jalan tetap diam tak bersuara..
Ia di kelilimgi puluhan topeng kini..
Ada si baik,ada siburuk,ada si culas,ada si licik..”kasian..,malang nian..” kata mereka,
Gadis kecil di pinggir jalan,matanya masih tertutup,mulutnya terkatup
Selembar kertas di tangan kanannya dengan gambar sosok wanita tanpa wajah
Bertuliskan dengan tinta harapan..
” Tuhan Engkau di mana,,?
terimakasih Tuhan tlah Kau sisipkan aku di antara riuh kehidupan,.
Aku tidak akan kenyalahkan nasib atas apa yang terjadi padaku.
Aku juga tidak menuding takdir yang buatku begini..
Terimakasih Tuhan tlah beriku sepasang mata,aku sudah melihat aneka bunga ,mawar,melati,ber aneka warna
Merah putih,biru juga ungu..
kadang aku melihat kupu kupu.,tapi ada satu yang belum pernah kulihat Tuhan..
Apa Kau tau..? ‘ ibuku..yang melahirkanku..
Aku mertindukannya…Tuhan
Gadis kecil di pinggir jalan..
Matanya tetap trtutup,multnya tak lagi bersuara
Rupanaya bintang dan rembulan tlah bawamu pergi
Gadis  kecil di pinggir jalan
Tlah tiada berpusara,bertuliskan dengan aksara tentang luka
Selamat jalan gadis kecil,kelak  bila aku bertemu denganmu
Akan kuberi sederet buku,
Atau mungkin aku akan bercerita tentang nenek sihir yang tertipu oleh putri salju

Tuesday, November 23, 2010

SIRNA

dentang lonceng d malam hari membwa hanyut luka di dada di atas langit jiwa..ini...
di saat surya mulai pulang burung malampun terbang telanjang..
hanyutkan segala ilusi...
kala derita memelukku kala hidup tiada berarti..sirna semua anganku..
lelah diri ini ,lelah diriku mencari harapan tak pasti..
aku berjalan di antara puing puing di gelapnya malam yg penuh dengan misteri..
semua yang dapati sirna meninggalkan arti rasa derita.. aku tak dapat berlari..
kemana kucari citaku ,kemana tempuh jalan ini dalam keraguan hati...
gelap duniaku tanpa sinar menerangi..tiada arti lagi..
sirna ini semua kini sirna semuanya..gelap dunia kini gelap semuanya..
lelah jiwa mencoba namun tiada jua ,lelah jiwa mencari lelah semuanya...
gelap dunia-ku tanpa sinar menerangi ,tiada arti lagi....

Friday, August 13, 2010

luka

Angin sepi temani di tiap jalanku. dia kan terus cumbui hati ini dgn kesuyian. Seakan membwa jiwa ini kedalam kegelapan yg pekat. Perlahan tapi pasti dia hancurkan lentera penerang jiwa. Karna cinta telah menyayat hati. Tak mudahku tuk merajut lagi hati ini dengan hayal dan mimpi yg tiada pasti.